Kemeriahan lomba-lomba

dalam rangka HUT RI ke-78.

Siswa-siswi mengikuti upacara bendera dengan hikmat

yang rutin diselenggarakan setiap hari Senin.

Petugas Upacara Bendera

yang rutin diselenggarakan setiap hari Senin.

Kegiatan Ekstrakurikuler Pramuka

yang diselenggarakan setiap hari Jum'at.

Tampilkan postingan dengan label guru. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label guru. Tampilkan semua postingan

14 September 2024

Eskupat Bersholawat Bersama Mbah Syarof dan Jagad Sholawat

 

KH. M. Syarofuddin Ismail Qoimas saat memberi tausiyah di SDN 4 Kutoharjo
KH. M. Syarofuddin Ismail Qoimas saat memberi tausiyah di SDN 4 Kutoharjo.

Rembang, Eskupat Hebat - Bulan Rabiul Awwal atau yang lebih masyhur disebut dengan bulan Maulud merupakan salah satu bulan yang dimuliakan oleh Allah SWT. Hal tersebut karena di bulan itulah sosok manusia termulia dilahirkan di dunia ini. Yakni Muhammad bin Abdullah bin Abdul Muthalib, nabi akhir zaman.


Ananda Jingga cs saat membuka pementasan seni religi.

Berkenaan hal tersebut, SDN 4 Kutoharjo tidak mau ketinggalan untuk juga turut serta. Dengan tema Eskupat Bersholawat, kegiatan yang dilaksanakan pada Sabtu, 14 September 2024 M./10 Rabiul Awwal 1446 H., dihelat mulai sekitar pukul 8 pagi hingga menjelang dhuhur. Dan alhamdulillah, semua berjalan lancar dan sukses.


Anak-anak hebat SDN 4 Kutoharjo kelas 5B saat menyanyikan lagu Syubbanul Wathon.

Sebagai pembuka acara, anak-anak hebat SDN 4 Kutoharjo menampilkan kreasi seni religi. Diantaranya dari kelas 6A, 6B, 5A dan 5B. Ada yang menampilkan hadrah, tarian, sholawatan dan lagu religi. Semuanya menambah suasana peringatan manusia termulia di dunia ini semakin meriah. Allohumma sholli 'ala sayyidina Muhammad!


Anak-anak hebat SDN 4 Kutoharjo kelas 6A saat mementaskan seni musik hadrah.

Karena tema kegiatannya adalah Eskupat Bersholawat, sudah tentu ada sholawat yang disenandungkan. Bersama grup hadrah Jagad Sholawat, tiga anak hebat SDN 4 Kutoharjo, yakni ananda Anindya Widya Pratidina dkk. membaca Maulid Al-Barzanji. Dan sebelumnya, ananda Dzulfiqor Nurrizky Herdiansyah dan ananda Yua Tsany Azkana Sakhi melantunkan ayat suci Al-Qur'an secara tilawah dengan sangat memukau.


Anak-anak hebat SDN 4 Kutoharjo kelas 5A saat mementaskan lagu riligi.

Kepala SDN 4 Kutoharjo, ibu Djumiatun S.Pd., SD., menyampaikan rasa terimakasih dan syukur atas terlaksananya kegiatan Eskupat Bersholawat tersebut. Dan harapan beliau semoga di tahun mendatang kegiatannya bisa bertambah lebih bagus lagi serta mendapatkan keberkahan dan syafaat Nabi Muhammad SAW. kelak di hari kiamat.


Anak-anak hebat SDN 4 Kutoharjo kelas 6A saat mementaskan tarian riligi.


Dua anak dari kelas 5B menyanyikan lagu Masyitoh. 

Bapak Daryono, S.Pd., M.Si., sebagai korwilbidikcam menekankan pentingnya sekolah dan mengaji bagi anak-anak. Menurut beliau, sekolah itu penting. Begitu pula ilmu agama.


Bapak Daryono, S.Pd., M.Si., saat memberikan sambutan.

Sedangkan ketua panitia Eskupat Bersholawat, bapak Mokh. Tamrin S.PdI., berharap bahwa dengan adanya kegiatan Eskupat Bersholawat semoga seluruh warga SDN 4 Kutoharjo dapat meniru akhlaq Nabi Muhammad SAW. serta mendapat syafa'atnya kelak di hari kiamat.


Ibu Djumiatun S.Pd., SD., saat memberi sambutan.

Bapak Mokh. Tamrin S.Pd.I menyerahkan santunan kepada anak-anak yatim.

Hampir sama dengan bapak Mokh. Tamrin, S.PdI, KH. M. Syarofuddin Ismail Qoimas, dalam tausiyahnya menambahkan pentingnya peran guru dalam pendidikan. Kiai yang dikenal sangat humoris ini juga mengajak para guru untuk selalu menata niat dalam mengajar. Dalam kesempatan tersebut, beliau juga  memberi hadiah kepada beberapa anak yang berani maju menjawab pertanyaan serta mengakhiri acara dengan doa.


Grup Hadrah Jagad Sholawat dan Ananda Anindya cs. saat membaca Maulid Al-Barzanji.

Ananda Dzulfi dan Ananda Yua saat melantunkan tilawah Al-Qur'an.

Terakhir, acara pun ditutup oleh pembawa acara yang kali ini dibawakan oleh anak kembar yang hebat SDN 4 Kutoharjo, yakni ananda Fathina Uzma Azalia dan ananda Fathiyya Uzma Arsanti.


Ananda Fathina dan Ananda Fathiyya saat membacakan susunan acara Eskupat Bersholawat.

Selain rangkaian acara di atas, dalam kegiatan Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW. yang bertemakan Eskupat Bersholawat ini juga ada tampilan tarian sufi dan santunan anak-anak yatim.


Tampak penari sufi.


Tampak penari sufi.


Akhirnya, semoga seluruh warga Eskupat Hebat atau SDN 4 Kutoharjo dapat meniru perilaku agung dari manusia teragung sedunia, yakni Nabi Muhammad SAW. Amin.


Anak-anak hebat SDN 4 Kutoharjo.


Para tamu undangan hebat SDN 4 Kutoharjo.


Bapak-ibu guru hebat SDN 4 Kutoharjo.




Kontributor: Agus SB.


22 Juli 2024

MPLS SDN 4 Kutoharjo Diresmikan dengan Pukul Bedug

Kepala SDN 4 Kutoharjo, Ibu Djumiatun, meresmikan MPLS 2024/2025.


Rembang, Eskupat Hebat | Senin, 22 Juli 2024, adalah hari yang ditunggu-tunggu oleh Eskupat untuk menyambut para siswa-siswinya. Tepat empat minggu atau sebulan, Eskupat terasa sunyi dan lengang. Hari-hari yang biasanya riuh oleh siswa-siswi itu sirna karena masa liburan datang. Dan mulai Senin ini pun berganti. Sunyi dan lengang harus pergi. Paling tidak ia harus sembunyi untuk sementara waktu karena masa liburan telah berlalu.


"Seru...! Seru...!", kesan Pak Parlan, demikian Wali Kelas 4A itu biasa dipanggil, terhadap kegiatan MPLS (Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah) di hari pertama SDN 4 Kutoharjo.


Secara simbolis, Kepala SDN 4 Kutoharjo mengalungkan identitas peserta MPLS 2024/2025.


Kegiatan MPLS Eskupat dimulai dengan apel pagi yang diikuti oleh seluruh warga Eskupat. Terlihat siswa-siswi dan para guru sangat bersemangat mengikutinya. Ditandai dengan pukulan bedug oleh Kepala SDN 4 Kutoharjo, yakni Ibu Djumiatun, resmilah kegiatan MPLS 2024/2025 dimulai.


Dalam sambutan singkatnya, Bu Mia (demikian beliau akrab disapa) memberikan ucapan selamat datang kepada siswa-siswi baru SDN 4 Kutoharjo dan menyampaikan harapan-harapan dan doa-doa terbaik. Selain itu beliau juga memberikan motivasi-motivasi kepada seluruh warga Eskupat, baik para siswa-siswi maupun para guru.


Tampak siswa-siswi sangat antusias mengikuti MPLS 2024/2025.


Setelah memukul bedug sebagai tanda dimulainya secara resmi kegiatan MPLS 2024/2025, Ibu Mia secara simbolis juga mengalungkan tanda peserta MPLS kepada perwakilan dari tiap kelas 1 sampai 6, baik rombel A maupun B. Juga memperkenalkan seluruh guru SDN 4 Kutoharjo.


Kepala SDN 4 Kutoharjo menyerahkan pemenang juara lomba mewarnai.


Setelah seru-seruan meneriakkan yel-yel dan menyanyikan lagu-lagu yang dipimpin oleh Pak Gusanto, kegiatan apel pagi yang merupakan rangkaian awal dari kegiatan MPLS 2024/2025 itu ditutup dengan mengumumkan juara lomba mewarnai yang pelaksanaannya dilakukan sebelum liburan. Para pemenang tersebut yaitu juara 1 diraih oleh Fathina Uzma Azalia (Kelas 4A), juara 2 oleh Davin dan juara 3 oleh Affan Rizal Kalani (Kelas 4A).




Kontributor: Agus SB.

02 Februari 2024

Meningkatkan Hasil Belajar Siswa dengan Metode PBL (Problem Bassd Learning)

 

Ibu Herlina Fitriana S.Pd *


Rembang - Pendidikan menjadi aspek yang paling berpengaruh dalam upaya membentuk generasi bangsa yang siap menghadapi masalah-masalah di era globalisasi. Namun, kualitas pendidikan di Indonesia ternyata masih termasuk dalam kategori rendah. Hal ini terungkap melalui hasil survei Program for International Student Assessment (PISA) yang diadakan oleh Organization for Economic Cooperation and Development (OECD). PISA mengukur kecakapan anak-anak usia 15 tahun dalam mengimplementasikan masalah-masalah di kehidupan nyata. Hasil PISA 2012 menempatkan Indonesia pada peringkat 64 dari 65 negara yang berpartisipasi dalam tes.

Belajar merupakan aktivitas interaksi aktif individu terhadap lingkungan sehingga terjadi perubahan tingkah laku (Abdullah Sani, 2015). Bentuk perubahan tingkah laku siswa yang dihasilkan dari proses belajar misalnya, siswa menjadi lebih aktif bertanya dan menjawab pertanyaan dan mempunyai rasa ingin tahu yang tinggi terhadap pengetahuan yang belum dipelajarinya, untuk dapat menghasilkan perubahan tingkah laku yang sesuai dengan tujuan pembelajaran, di butuhkan kondisi belajar yang efektif yaitu kondisi belajar yang dapat merangsang kemampuan berpikir tingkat tinggi siswa, pada proses pembelajaran yang dilakukan.

Ibu Herlina Fitriana S.Pd bersama siswa-siswinya.

Pada Kurikulum Merdeka , proses pembelajaran  terdiferensiasi yang dilakukan lebih menekankan pada pembelajaran yang berpusat pada peserta didik, di mana peserta didik aktif terlibat dalam proses pembelajaran. Kemampuan peserta didik dalam memahami materi, dapat diikuti dengan keterampilan siswa dalam mengkomunikasikan ilmu pengetahuan yang  dipelajarinya secara aktif. Kemampuan berkomunikasi secara aktif, dapat merangsang rasa ingin tahu siswa terhadap ilmu pengetahuan yang dipelajarinya, sehingga siswa lebih aktif berpartisipasi dalam proses pembelajaran di sekolah maupun kegiatan di masyarakat.

Terlihat Ibu Herlina Fitriana S.Pd sedang mengajar.

Kemampuan yang perlu dimiliki oleh siswa pada mata pelajaran IPAS antara lain membutuhkan kemampuan tentang bagaimana cara memecahkan masalah, yang melibatkan kemampuan menganalis dan mengevaluasi materi yang dipelajari. Kemampuan yang melibatkan proses menganalisis dan mengevaluasi ilmu pengetahuan yang dipelajari, sudah termasuk kemampuan berpikir tingkat tinggi. Dalam Taksonomi Bloom, kemampuan melibatkan analisis, evaluasi dan mengkreasi dianggap berpikir tingkat tinggi (Lewy,2009). Kemampuan siswa dalam bertanya, berargumentasi, maupun menjawab pertanyaan dari guru (Darmawan,2010).

Tampak siswa-siswi Ibu Herlina Fitriana S.Pd tengah asyik belajar.

Pembelajaran berbasis masalah atau sering dikenal dengan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) merupakan pembelajaran yang dipusatkan pada peserta didik melalui pemberian masalah dari dunia nyata di awal pembelajaran. Menurut Duch dalam Suharia (2013) PBL adalah model pembelajaran yang mendorong siswa untuk mengenal cara belajar dan bekerjasama dalam kelompok untuk mencari penyelesaian masalah dalam kehidupan. Oleh karena itu, penulisan best practice guru mengenai upaya meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan hasil belajar peserta didik perlu dilakukan, guna memperoleh dasar dalam memilih bentuk strategi mengajar yang akan diberikan kepada siswa dan dapat dijadikan untuk mengembangkan keterampilan berpikir kritis dan keterampilan menyelesaikan masalah.




* Ibu Herliana Fitriana S.Pd merupakan salah satu guru di SDN 4 Kutoharjo dan saat ini tengah mengampu kelas 4B.